STiKes Yarsi Adakan Pelatihanan Guru Pendidikan Khusus

BUKITTINGGIPOS.COM – Pemerintah Kota Bukittinggi memberikan apresiasi positif kepada perguruan tinggi STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi yang ada peduli dengan Kota Bukittinggi, pada saat ini terhadap para Pendidikan disabilitas yang berada di Bukittinggi

Hal ini terlihat seperti ini, STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi membuktikan kepedulian sebagai institusi kesehatan di Bukittinggi guna memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pendidikan di Indonesia memberikan hak kepada siapa saja untuk memperoleh segala jenis ilmu pengetahuan, tidak terkecuali bagi anak-anak bangsa yang mengalami keterbatasan khusus.

Disabilitas diartikan sebagai ketidak mampuan, atau adanya kekurangan (fisik atau mental) sehingga ada keterbatasan untuk melakukan sesuatu.

Ternyata STIKes Yarsi tidak hanya menggelar kegiatan pengabdian di tatanan pelayanan kesehatan, pendidikan disabilitas juga menjadi perhatian mereka, sehingga kami sangat berterimakasih sekali atas ide ini ungkap kepala dinas sosial kota Bukittinggi Linda Faroza Ketika membuka acara Pelatihan Guru Disabilitas dengan bertemakan “Pengembangan Metode Pembelajaran Sistem Reproduksi Kelompok Tuna Rungu” di aula balaikota lama pada hari Jumat (24/07/2020)

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari 24-25 Juli 2020, yang di hadiri oleh satu orang guru setiap sekolah SLB, sebanyak 7 sekolah SLB yang berada di kota Bukittinggi.

Kita lihat sekarang ini mungkin masih ada anak-anak atau kelompok disabilitas yang belum tersentuh secara optimal, melalui kegiatan ini mata kita semakin terbuka untuk berbagi perhatian dan kekuatan.

Selain Kelompok Tuna Rungu, harapan ke depan STIKes Yarsi bisa melanjutkan program kerja untuk beberapa kelompok disabilitas lainnya.

Pelatihan Pengembangan Metoda Pembelajaran Bagi Guru Disabilitas Kelompok Tuna Rungu tentu akan sangat bermanfaat bagi para siswa, karena guru akan memiliki kemampuan inovasi yang akan mempersiapkan mereka meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keterampilan dalam memberikan berbagai materi pelajaran, khususnya sistem reproduksi.

Kami menghimbau kepada peserta jangan sia siakan kesempatan yang telah disiapkan, setelah dilaksanakan pembelajaran nantik, silahkan dikembangkan, pahami pembelajaran dengan dasar pengetahuan yang ilmiah.

Tingkatkan proses pembelajaran dengan sikap yang tepat, lakukan tugas seorang guru dengan berbagai metode yang mudah dipahami oleh setiap siswa; khususnya bagi siswa tuna rungu.

Swntara itu Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah I Sumatera Barat Mardison juga memberikan apresiasi yang sama terhadap Sekolah STIKes Yarsi Sumatera Barat Bukittinggi dengan terselenggaranya adanya pelatihan pembelajaran kepada guru yang mengajar dibidang disabilitas.

Lanjut Mardison, kegiatan ini luar biasa kita dari dinas pendidikan propinsi memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Stikes Yarsi yang mengadakan pelatihan kepada disabilitas, khususnya pada hari ini bagi tuna rungu, karena selama ini belum ada tersentuh oleh lembaga atau perguruan tinggi lain, terutama dalam pembelajaran bidang reproduksi.

STIKes Yarsi pertama kali melakukan hal ini di kota Bukittinggi khususnya, seperti kita ketahui, ini merupakan bagian pran masyarakat dari Stikes Yarsi untuk bagaimana Disabilitas khususnya bagi kaum tuna rungu ini, sekurang kurang nya mereka bisa melakukan hal sosial bersama kita bersama-sama kedepannya.

Kita tidak bisa merendahkan mereka tidak melecehkan mereka jika bergaul di masyarakat kita membuat mereka Persis sama dengan kita walaupun di segi fisik mereka ada kekurangan.

Disabilitas kadang dianggap sepele oleh masyarakat tapi sebenarnya mereka ada kelebihan
Jika apa bila kita bersama sama untuk menangani
Terhadap kekurangan disabilitas itu maka secara bertahap itu akan kita selesaikan bersama sama terangnya.

Memang disegi fisik ada kekurangan akan tetapi disegi yang lain ada keunggulannya, seprti tuna rungu tadi, yang kurang itu adalah pendengarannya kalau mata mereka, itu cukup tajam.

Dengan dirintisnya oleh Stikes Yarsi, kalau dapat kita meminta perguruan tinggi yang ada di Bukittinggi kedepannya juga memberikan hal yang sama terhadap pendidikan bagi kaum disabilitas, supaya kehidupan mereka sama dengan kita mereka bisa menyamakan dalam bergaul di masyarakat.

Kemudian ketua pelaksana Yossi Fitrina yang didampingi anggota Nentin Destri dan Yellyta Ulsafotro ketika ditemui di kegiatan tersebut mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat hibah kemenritekdikti yang dipercayakan kepada Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM ) STIKes Yarsi untuk melaksanakan kegiatan.

Kegiatan ini kita angkat karena sekarang banyak terjadi pelecehan sexsual terhadap penyandang kekurangan disabilitas, bisa jadi hal ini terjadi karena ketidak tahuan mereka, karena hal ini dianggap tabu bagi mereka, pada hal ini harus mereka ketahui supaya jangan terjebak kedalam hal yang tidak kita inginkan tersebut.

Kegiatan ini dilakukan, karena bahwasanya pendidikan reproduksi ini tidak terentuh ke sekolah luar biasa sebelumnya, dengan demikian kita mengundang para guru disabilitas untuk ikut hadir dalam kegiatan ini, sebanyak 7 sekolah disabilitas yang ada di kota Bukittinggi ikut hadir dalam kegiatan ini, dan natik bisa mereka kembangkan nantik ketika pembelajaran di sekolah.

Jadi dengan pembelajaran nantik semoga aspek aspek yang selama ini yang tidak terkandung di dalam proses pembelajaran bisa dikembangkan khususnya untuk anak anak tuna rungu.

Namun selain itu, juga tujuan untuk mengangkat kaum disabilitas untuk sekarang ini khusus untuk tuna rungu, mungkin kedepannya bisa dilakukan untuk tuna rungu yang liannya, terangnya.

Kedepannya, STIKes Yarsi ada pembelajaran khusus bagi kaum stabilitas, dalam kontek ini tentu kami perlu bicarakan dulu dengan pihak yayasan, tapi kemungkinan arah kesana ada, karena Stikes Yarsi lembaga sosial yang untuk kesejahteraan umat terang Yossi.

Akan tetapi yang pertama pembelajaran ini kita berikan untuk mengurangi tingkat kejahatan sexsual yang akan menimpa mereka, dan juga pengunjung kegiatan nantik mereka akan mendapatkan sertifikat yang mana akan bisa membantu mereka dalam bertugas sebagai guru yang berkemampuan khusus tersebut demi dansertofilat ini bisa juga sebagai bahan tambahan bagiereka untuk naik pangkat atau hal yang lainnya terang Yossi (baron)

x

Check Also

Pemkot Solok galakan pemanfaatan gang hijau untuk ketahanan pangan

Dinas Pangan Kota Solok, Sumbar menggalakkan pemanfaatan gang hijau, berupa lorong atau jalan kecil di pemukiman warga setempat untuk ditanami ...